Kemampuannya berimajinasi dan bertutur dengan dramatis, membuat dewan juri lomba bercerita tingkat anak-anak se-Kota Tanjungpinang terpikat. Khairunnissah demikian nama lengkapnya, berhasil menyisihkan para pesaingnya dan ditetapkan sebagai juara pertama dalam lomba bercerita itu.
Dalam perlombaan itu, bocah yang akrab disebut Nissah ini menceritakan keinginannya menjadi Wali Kota. Murid kelas 3, utusan SDN 013 Tanjungpinang Timur ini beraksi di sambil membawa bonekanya ke atas panggung.
Bocah kelahiran 11 Agustus 2000 ini bercerita sambil membelai-belai bonekanya. Aksi panggung Nissah inilah yang membuat dewan terpikat dan menetapkannya sebagai juara pertama.
Saat dirinya disebut juri keluar sebagai juara pertama, anak ketiga dari pasangan Iskandar dan Nine Erita itu melangkah ke atas pentas dengan senyum kebahagiaan. “Gimana gak senang Om, toh latihannya aja tak sampai satu hari,” ujarnya saat diwawancarai Tribun.
Atas keberhasilannya itu Nissah berhak mendapat hadiah, tropi, piagam dan uang tunai sebesar satu juta rupiah. “Hadiahnya Nissah gunakan buat beli buku aja,” ungkapnya.
Nissah mengatakan saat tampil, ceritanya yang disampaikannya mengalir begitu saja. “Emang sih idenya dari guru, tapi Nissah tambah-tambah,” jelasnya.
Guru pendamping Nissah, Sri Zainurih Bahnawati mengakui bahwa persiapan yang mereka lakukan sangat singkat.“Soalnya, kami dari pihak sekolah juga mengetahui adanya lomba ini mendadak,” ujar dia.
Meski demikian, ia bersama dengan guru-guru lainnya di SDN 013 Tanjungpinang Timur tetap mempersiapkan anak didiknya. Sehingga terpilih Nissah, karena memang selama ini ia paling menonjol dalam pelajaran Bahasa Indonesia.
Menurut Sri, pihak sekolah sangat bangga dan senang atas keberhasilan Nissah. “Bahkan kepala sekolah kami, Pak Hairun Amin mengatakan tropi dan piagam itu akan diserahkan dalam upacara di sekolah Hari Senin besok (hari ini-red). (ary sastra)




